Akhirnya jadi juga gw nonton Jomblo bareng sama ayang, niatnya udah pengen nonton dari wiken kemaren tapi berhubung cuaca agak tidak bersahabat jadi baru kemaren gw nonton tu film.
Berdasarkan Director’s Statement, film ini bercerita tentang empat cowok yang mencari makna cinta, tapi entah kenapa gw ngeliat ini film ceritanya bukan tentang empat cowok, tapi seorang cowok yang memang sedang mencari makna cinta, yang bercerita tentang ketiga sahabatnya yang juga sedang dalam misi yang sama. Mungkin karena dalam film ini ada narator yang menjelaskan tentang ini itu di film ini, dan sepertinya itu adalah suaranya Agus, salah satu tokoh dalam film ini. Dan gw setuju dengan apa yang dikatakan oleh mas hericz dalam reviewnya bahwa film ini adalah tentang percintaan, bukan tentang kejombloan, plus humor – humor kocak yang lumayan bisa bikin ngakak terbantal bantal.
Begini, ini adalah romcom (romantic comedy) yang appeal-nya gede banget buat cowok. Selama ini kita kan selalu ngeliat romcom peran utamanya cewek dan ceritanya pasti yang manis-manis. Menurut gue, ini lain. Ini adalah romcom di mana cewek dan cowok bisa mengambil sesuatu dari situ.
Konflik – konflik yang ada digambarkan dengan rapi sehingga ngga heran kalau banyak penonton yang ikut terbawa emosinya waktu menonton. Cerita yang diadaptasi dari novel karya Adithya Mulya ini ngena banget. Gw yakin pasti banyak yang udah pada ngalamin hal hal yang kaya di film ini (hayoo ngaku siapa yang udah pernah selingkuh…hihihi…)
Tapi kok film ini sepertinya melegalkan hal hal yang udah jelas jelas dilarang ya, such as free sex and nyimeng :p. Ya okelah ngga usah munafik, hal – hal itu memang sudah sangat ‘biasa’ banget di lingkungan kita, but aren’t we healing from that right now? Ah sudahlah.
Menurut gw, bagian yang paling keren itu waktu akhirnya Agus memutuskan untuk berkomitmen terhadap pasangannya, ninggalin selingkuhannya yang katanya ‘lebih’ dari pacarnya sendiri, tapi kok jadi kayaknya mainin cewek banget ya, udah dapet enaknya (yah walopun blom sempet em el) trus main tinggalin gitu aja. Kesiyan tu cewek *mending sama gw ajah hihihi*
Jadi film ini patut lah buat ditonton, lagipula jokenya itu ngga norak, ngga garing, malah menurut gw jokenya itu smart, intelek yah namanya juga anak kuliahan, that’s the way they supposed to be, right?
PS : Gambar – gambar disini adalah hasil nyolong dari sinemart.

hericz said
Eh, bisa aja nih anak reviewnya
Hei, yg bagian agus itu kan yg bilang aku, kamu kan suka bagian doni berantem sama olip. kekeke
Tapi, Jomblo keren, tapi katanya rock&roll juga bagus tuh. Mau nonton juga?
lea said
aku nonton sama kamuh!
hmmm kok lebih dominan gambar cewe2nya yah…
dasaaaaaaaar cowo ga bisa liat yang bening2
ndra said
[Comment ID #15 Will Be Quoted Here]
eh iya ya, hehe… pantesan dari tadi mikir kyknya ada yang ketinggalan hihihi… *temporary memory disorder gw kambuh*
J said
Ah….blom punya waktu buat nonton bareng isteri, maklum udah gag ngejomblo jadi jarang nonton
henny said
iya. bagus ya… hihihihi. roman percintaan yang lucu.
bimo juga lucu. kok bimo gag disebut? (lho… hihihihihi).
akhirnya ujannya berenti juga ya? dasar kamen rider!
didats said
wah, ceweknya bening2…
nonton ah…
Yaya said
Yaaaah kyknya cuman aku deh yg blm nonton Jomblo, ciaaaaaan deeeh
novel said
well, jomblo the movie lucu abis. gak terlalu jauh beda ama novelnya. yah… meskipun kayaknya ada yang gak disamain tapi ga pa-pa kok. gw enjoy nontonnya. sayangnya gw nonton sendirian, ga ama temen ato pacar, jadi pas ada yang lucu2 ketawa sendiri, pas ada adegan yang menyentuh (waktu agus nolak lani di cafe itu) gw nangis sendirian hiks…